Diberdayakan oleh Blogger.
Senin, 09 September 2013

Eksekusi Sahabat Pacarku

Jadi Ceritanya Gini,Kejadian Ini 2 Hari Yang Lalu,sebut aja Gw tulay,gw Punya Pacar Sebut Aja Gita,Dia Punya Sahabat Sebutlah April,Lngsung Mulai Aja.
Awal Mula Gw Mau Ngerencanain Ultah Pacar Gw,Besok Hari Ultahnya,Gw Suruh April Kermah Gw Buat Ngerencanain Surprise,Waktu Itu Juga Kebetulan Rumah Lagi Sepi,Keluarga Lagi Pada Pergi,Gw Atur Rencana,dan Rencana Udah Jadi.
Stelah Selesai Rencana Gw Ngobrol Dan Gw Pancing-Pancing Dah Dengan Ngomong Jorok,Gw Tergoda Liat Dadanya Yang Padat Kira-Kira 32 A,Gw Pikir Sekarang Waktu Yang Pas.
G: Pril,Lo Pacaran Udah Ngelakuin Apa Aja ?
A: Paling Ciuman,Pelukan, Udah,kenapa Emang?
G: Engga Kok,Adu Ciuman yuk,Gatel Ni Bibir,Kalo Lo Menang Gw Traktir Deh "kata gw menggoda"
A: ayoo,Lo Kata Gw Takut "Pasang Muka Ngeselin"
Gw deketin deh,gw duduk disebelahnya.
G: Ayoo Mulai,Liat Sini Dong
A: ayoo,
habis ngomong ayoo,dia langsung nengok dan nyerang bibir gw,dalem hati gw "nyuri start ni,beringas banget ya"
...
gw ciuman,gw gigit kecil bibirnya dan dia bales,gw julurin lidah gw dan lidah dia membalas,lidah kami pun beradu, gw pegang pipinya sambil gw elus-elus telinganya,dia pun membalas dengan gerakan yang sama,lalu gw tarik lidah gw kedalam dan begitu lidah dia memancing,gw gigit lidahnya,dan bibir pun terlepas,
G : Gue Menang,Gue Menang (sambil ngejulurin lidah)
A : Ahh Curang Lo,Ayoo Lagi.
G : Gue Jawab,Mau Banget Ya,Ketagihan Ya Sama Bibir Gw
A : Sotoy ahh.
Selesai Dia Bilang Sotoy Ahh Dia Langsung Dorong Gw Jadi Gw Bersandar di Sisi Sofa,Saat itu dia langsung duduk di paha gw dan mulai mencium bibir gw lagi,gw terpancing dong dan makin terangsang gw dengan perbuatan dia itu dan gw pun berfikir "kayanya ni cewe udah mulai terangsang" .
Sekiranya 10 Menit gw Ciuman,Gw Beraniin Tangan Gw Buat Ngeraba Toketnya,Begitu Gw Sentuh,dia diem aja,, dalam hati gw berkata "Padat Banget Ni Toket,Berasa Mimpi Dah Gue,Hajar ahh" ,mulai gw gerayangi, gw remas dan dia mendesah "ahhh" ,desahannya bikin gw makin menjadi jadi, gw lepas ciuman,gw mulai nikmati lehernya dengan jilatan-jilatan dan tangan masih di toketnya,,lalu gw rebahin dia di sofa,masih gw gerayangi dan dia mendesah "ahh lay,geli lay" ,gw jawab "tapi enak kan" ,dia cuma mendesah lagi,gw buka kancing kemejanya satu-satu lalu gw lepas kemejanya,kemudian gw lepas bra'nya,
G: Betapa Indahnya Gunung Kembar Ini,Lebih Indah Dari Punya Gita.
A: Udah Kenyotin.
Mendengar perkataannya,langsung gw remas dan gw mainin putingnya yang masih pink, dalam hati gw "yes,gw orang pertama yang menikmati" ,, dia mendesah "ahhh enak lay,terus lay" ,langsung gw kenyotin putingnya dan gw liat ekspresi mukanya merem-melek.
Lalu gw mulai ke bawah,gw lepas celana chino'nya, gw liat mekinya udah basah "wow kayanya dalemnya legit ni" dan gw elus mekinya dari luar CD'nya.
G : Udah Basah Ni,Enak banget dah
A : kalo enak lanjutin dong
dalem hati gw,"wahh ni cewe udah dipuncak birahi,dan gw bakal jadi orang pertama yang ngerasain mekinya" ,lalu gw lepas CD'nya,dalem hati gw "Rapet Banget,Legit SeLegit,Legitnya Ni"
gw mainin jari gw di mekinya, "ahhh enak,ohhh" desahnya,,gw jilatin mekinya yang udah basah "terus lay ohhh" dia mendesah,,"iya sayang" jawabku ,setelah puas memainkan mekinya gw berdiri,dan gw lepas celana gw beserta CD,, Udah gak sabar si otong udah tegang dari tadi ...
Gw berdiri dan gw suruh dia jongkok didepan gw.
A: Aihhh,Gede Amat Lay,Panjang Juga (mukanya kaget)
G: Jongkok sini depan gw,gantian bikin gw lemes .
Dia jongkok,tapi belum ngapa-ngapain, "kayanya ni cewe bingung mau ngapain", "kok diem sih" ,mendengar perkataan gw dia langsung meremas otongku dan mengocoknya,dia mengocok sangat kencang dan gw pun hanya menikmati, "ahhh,pelan dikit dong sayang" ,dia mengurangi kecepatan, "emutin dong sayang,anggep aja eskrim magnum" sahutku,dia mengemut kepala otongku,lalu memasukkan ke dalam mulutnya,otongku tak sepenuhnya masuk dan terasa menyentuh tenggorokannya
G : udah ah,yang lebih enak aja
A : ayoo,Cepet Dong,Nafsu Gw Udah di Puncak
G : Dikamar gw aja
Gw peluk dia dari belakang,sambil meremas toketnya dan menggesekkan otongku di pantatnya,kami berjalan ke kamar.
Kurebahkan dia.
G : Tahan ya,,Pertama Mah Sakit, tapi kesananya pasti ketagihan.
A : Iya,Udah Mulai Dong.
Gw gesek kepala otong di bibir mekinya,gw dorong pelan-pelan,jlebb,,kepala penis masuk, ahhh,dia mendesah.
Gw cabut lagi,dan gw dorong dgn kekuatan lebih,jlebb,otong gw sdh masuk di mekinya dan terasa menyentuh sesuatu di dalam meki, "ahhhhhhh" dia mendesah,gw tahan dan selang 5 menit mulai gw maju mundurkn,gw genjot dia dgn gaya dia diatas gw dibawah,dan kami mencapai puncak ketika kami melakuknnya bergaya doggy sambil berdiri,dia menungging,tangannya di meja belajar gw,gw genjot terus smpai akhirnya dia orgasme,terus gw genjot,,tak lama gw mencapai puncak,gw cabut otong gw,gw suruh dia jongkok,dan gw muncratin di mukanya,kami pake baju lagi,dia pun langsung buru2 pulang tanpa kata-kata.
Gw panik,ada 10 kli gw sms "jangan marah,maafin gw khilaf"
dia bales
kapan-kapan lagi ya?
Maxx,,, setelah kejadian itu, gw takut sekaligus puas juga sih,,, takut pacar tahu,apalagi dia sahabatnya sendiri,yang ada bakal perang dunia ke-3,,,tapi gw puas menikmati dia ...
Dan sekarang,,, gw sering panggil sayang-sayangan juga sama dia  ...
Sahabat Pacarku Lebih Enak Dari Pacarku Sendiri ...

Pemerkosaancewek pegawai bank


Rida adalah
seorang gadis 20 tahunan yang bekerja
di sebuah bank negeri di kota Bkl. Ia
tinggal di rumah kos bersama seorang
rekan wanitanya, Ita, yang juga bekerja
di bank yang sama walaupun pada
cabang yang berbeda. Ia memiliki tubuh
yang kencang. Wajahnya cukup manis
dengan bibir yang penuh, yang selalu
dipoles dengan lipstik warna terang.
Tentu saja sebagai seorang teller di bank
penampilannya harus selalu dijaga. Ia
selalu tampil manis dan harum.
Suatu hari di sore hari Rida terkejut
melihat kantornya telah gelap. Berarti
pintu telah dikunci oleh Pak Warto dan
Diman, satpam mereka. Dia tadi pergi ke
WC terlebih dulu sebelum akan pulang.
Mungkin mereka mengira ia sudah
pulang. Baru saja ia akan menggedor
pintu, biasanya para satpam duduk di
pintu luar. Ada kabar para satpam di
kantor bank tersebut akan diberhentikan
karena pengurangan karyawan, Rida
merasa kasihan tapi tak bisa berbuat
apa-apa. Seingatnya ada kurang lebih 6
orang satpam disana. Berarti banyak
juga korban PHK kali ini.
"Mau kemana Rida?", tiba-tiba
seseorang menegurnya dari kegelapan
meja teller.
Rida terkejut, ada Warto dan Diman.
Mereka menyeringai.
"Eh Pak, kok sudah dikunci? Aku mau
pulang dulu..", Rida menyapa mereka
berdua yang mendekatinya.
"Rida, kami bakal diberhentikan besok..",
Warto berkata.
"Iya Pak, aku juga nggak bisa apa
apa..", Rida menjawab.
Di luar hujan mulai turun.
"Kalau begitu.. kami minta kenang-
kenangan saja Mbak", tiba-tiba Diman
yang lebih muda menjawab sambil
menatapnya tajam.
"I.., iya.., besok aku belikan kenang-
kenangan..", Rida menjawab.
Cerita Seks - Tiba-tiba ia merasa gugup
dan cemas. Warto mencekal lengan
Rida. Sebelum Rida tersadar, kedua
tangannya telah dicekal ke belakang
oleh mereka.
"Aah! Jangan Pak!".
Diman menarik blus warna ungu milik
Rida. Gadis itu terkejut dan tersentak
ketika kancing blusnya berhamburan.
"Sekarang aja Rida. Kenang-kenangan
untuk seumur hidup!".
Warto menyeringai melihat Diman
merobek kaos dalam katun Rida yang
berwarna putih berenda. Rida berusaha
meronta. Namun tak berdaya, dadanya
yang kencang yang terbungkus bra
hitam berendanya mencuat keluar.
"Jangannnn! Lepaskannn!", Rida
berusaha meronta.
Hujan turun dengan derasnya. Diman
sekarang berusaha menurunkan celana
panjang ungu Rida. Kedua lelaki itu
sudah sejak lama memperhatikan Rida.
Gadis yang mereka tahu tubuhnya
sangat kencang dan sintal. Diam-diam
mereka sering mengintipnya ketika ke
kamar mandi. Saat ini mereka sudah tak
tahan lagi. Rida menyepak Diman
dengan keras.
"Eit, melawan juga si Mbak ini..", Diman
hanya menyeringai.
Rida di seret ke meja Head Teller.
Dengan sekali kibas semua peralatan di
meja itu berhamburan bersih.
"Aahh! Jangan Pak! Jangannn!", Rida
mulai menangis ketika ia ditelungkupkan
di atas meja itu.
Sementara kedua tangannya terus
dicekal Warto, Diman sekarang lebih
leluasa menurunkan celana panjang
ungu Rida. Sepatunya terlepas.
Diperlakukan seperti itu, Rida juga mulai
merasa terangsang. Ia dapat merasakan
angin dingin menerpa kulit pahanya.
Menunjukkan celananya telah terlepas
jatuh. Rida lemas. Hal ini
menguntungkan kedua penyiksanya.
Dengan mudah mereka menanggalkan
blus dan celana panjang ungu Rida. Rida
mengenakan setelan pakaian dalam
berenda warna hitam yang mini dan
sexy. Mulailah pemerkosaan itu. Pantat
Rida yang kencang mulai ditepuk oleh
Warto bertubi-tubi, "Plak! Plak!".
cerita pemerkosaan - Tubuh Rida
memang kencang menggairahkan.
Payudaranya besar dan kencang.
Seluruh tubuhnya pejal kenyal. Dalam
keadaan menungging di meja seperti ini
ia tampak sangat menggairahkan.
Diman menjambak rambut Rida
sehingga dapat melihat wajahnya.
Bibirnya yang penuh berlipstik merah
menyala membentuk huruf O. Matanya
basah, air mata mengalir di pipinya.
"Sret!", Rida tersentak ketika celana
dalamnya telah ditarik robek.
Menyusul branya ditarik dengan kasar.
Rida benar-benar merasa terhina. Ia
dibiarkan hanya dengan mengenakan
stocking sewarna dengan kulitnya.
Sementara penis Warto yang besar dan
keras mulai melesak di vaginanya.
"Ouuhh! Adduhh..!", Rida merintih.
Seperti anjing, Warto mulai menyodok
nyodok Rida dari belakang. Sementara
tangannya meremas-remas dadanya
yang kencang. Rida hanya mampu
menangis tak berdaya.
Tiba-tiba Diman mengangkat wajahnya,
kemudian menyodorkan penisnya yang
keras panjang. Memaksa Rida membuka
mulutnya. Rida memegang pinggiran
meja menahan rasa ngilu di
selangkangannya sementara Diman
memperkosa mulutnya. Meja itu berderit
derit mengikuti sentakan-sentakan tubuh
mereka. Warto mendesak dari belakang,
Diman menyodok dari depan. Bibir Rida
yang penuh itu terbuka lebar-lebar
menampung kemaluan Diman yang
terus keluar masuk di mulutnya. Tiba-
tiba Warto mencabut kemaluannya dan
menarik Rida.
"Ampuunnn..., hentikan Pak..", Rida
menangis tersengal-sengal.
Warto duduk di atas sofa tamu.
Kemudian dengan dibantu Diman, Rida
dinaikkan ke pangkuannya, berhadapan
dengan pahanya yang terbuka.
"Slebb!", kemaluan Warto kembali
masuk ke vagina Rida yang sudah
basah.
Rida menggelinjang ngilu, melenguh dan
merintih. Warto kembali memeluk Rida
sambil memaksa melumat bibirnya.
Kemudian mulai mengaduk aduk vagina
gadis itu. Rida masih tersengal-sengal
melayani serangan mulut Warto ketika
dirasakannya sesuatu yang keras dan
basah memaksa masuk ke lubang
anusnya yang sempit. Diman mulai
memaksa menyodominya.
"Nghhmmm..! Nghh! Jahannaammm...!",
Rida berusaha meronta, tapi tak
berdaya.
cerita pemerkosaan - Warto terus
melumat mulutnya. Sementara Diman
memperkosa anusnya. Rida lemas tak
berdaya sementara kedua lubang di
tubuhnya disodok bergantian.
Payudaranya diremas dari depan
maupun belakang. Tubuhnya yang
basah oleh peluh semakin membuat
dirinya tampak erotis dan merangsang.
Juga rintihannya. Tiba-tiba gerakan
kedua pemerkosanya yang semakin
cepat dan dalam mendadak berhenti.
Rida ditelentangkan dengan tergesa
kemudian Warto menyodokkan
kemaluannya ke mulut gadis itu. Rida
gelagapan ketika Warto mengocok
mulutnya kemudian mendadak kepala
Rida dipegang erat dan...
"Crrrt! Crrrt!", cairan sperma Warto
muncrat ke dalam mulutnya, bertubi-
tubi.
Rida merasa akan muntah. Tapi Warto
terus menekan hidung Rida hingga ia
terpaksa menelan cairan kental itu.
Warto terus memainkan batang
kemaluannya di mulut Rida hingga
bersih. Rida tersengal sengal berusaha
menelan semua cairan lengket yang
masih tersisa di langit-langit mulutnya.
Mendadak Diman ikut memasukkan
batang kemaluannya ke mulut Rida.
Kembali mulut gadis itu diperkosa. Rida
terlalu lemah untuk berontak. Ia pasrah
hingga kembali cairan sperma mengisi
mulutnya. Masuk ke tenggorokannya.
Rida menangis sesengggukan. Diman
memakai celana dalam Rida untuk
membersihkan sisa spermanya.
"Wah.. bener-bener kenangan indah,
Yuk..", ujar Warto sambil membuka pintu
belakang.
Tak lama kemudian 3 orang satpam lain
masuk.
"Ayo, sekarang giliran kalian!", Rida
terkejut melihat ke-3 satpam bertubuh
kekar itu.
Ia akan diperkosa bergiliran semalaman.
Celakanya, ia sudah pamit dengan
teman sekamarnya Ita, bahwa ia tak
pulang malam ini karena harus ke
rumah saudaranya hingga tentu tak
akan ada yang mencarinya.
Rida ditarik ke tengah lobby bank itu.
Dikelilingi 6 orang lelaki kekar yang
sudah membuka pakaiannya masing-
masing hingga Rida dapat melihat
batang kemaluan mereka yang telah
mengeras.
"Ayo Rida, kulum punyaku!", Rida yang
hanya mengenakan stocking itu dipaksa
mengoral mereka bergiliran.
Tubuhnya tiba-tiba di buat dalam
keadaan seperti merangkak. Dan
sesuatu yang keras mulai melesak paksa
di lubang anusnya.
"Akhh..., mmmhhh.., mhhh...", Rida
menangis tak berdaya.
Sementara mulutnya dijejali batang
kemaluan, anusnya disodok-sodok
dengan kasar. Pinggulnya yang kencang
dicengkeram.
"Akkkghhh! Isep teruss...!, Ayooo".
Satpam yang tengah menyetubuhi
mulutnya mengerang ketika cairan
spermanya muncrat mengisi mulut Rida.
Gadis itu gelagapan menelannya hingga
habis. Kepalanya dipegangi dengan
sangat erat. Dan lelaki lain langsung
menyodokkan batang kemaluannya
menggantikan rekannya. Rida dipaksa
menelan sperma semua satpam itu
bergiliran. Mereka juga bergiliran
menyodomi dan memperkosa semua
lubang di tubuh Rida bergiliran.
cerita pemerkosaan - tubuh Rida yang
sintal itu basah berbanjir peluh dan
sperma. Stockingnya telah penuh noda-
noda sperma kering. Akhirnya Rida
ditelentangkan di sofa, kemudian para
satpam itu bergiliran mengocok
kemaluan mereka di wajahnya, sesekali
mereka memasukkannya ke mulut Rida
dan mengocoknya disana, hingga
secara bergiliran sperma mereka
muncrat di seluruh wajah Rida.
Ketika telah selesai Rida telentang dan
tersengal-sengal lemas. Tubuh dan
wajahnya belepotan cairan sperma,
keringat dan air matanya sendiri. Rida
pingsan. Tapi para satpam itu ternyata
belum puas.
"Belum pagi nih", ujar salah seorang
dari satpam itu.
"Iya, aku masih belum puas...".
Akhirnya muncul ide mereka yang lain.
Tubuh telanjang Rida diikat erat.
Kemudian mereka membawanya ke
belakang kantornya. Bagian belakang
bank itu memang masih sepi dan
banyak semak belukar. Rida yang masih
dalam keadaan lemas diletakkan begitu
saja di sebuah pondok tua tempat para
pemuda berkumpul saat malam. Hujan
telah berhenti tetapi udara masih begitu
dinginnya. Mulut Rida disumpal dengan
celana dalamnya. Ketika malam semakin
larut baru Rida tersadar. Ia tersentak
menyadari tubuhnya masih dalam
keadaan telanjang bulat dan terikat tak
berdaya. Ia benar-benar merasa
dilecehkan karena stockingnya masih
terpasang.
Tiba-tiba saja terdengar suara beberapa
laki-laki. Dan mereka terkejut ketika
masuk.
"Wah! Ada hadiah nih!", aroma alkohol
kental keluar dari mulut mereka.
Rida berusaha meronta ketika mereka
mulai menggerayangi tubuh sintal
telanjangnya. Tapi ia tak berdaya. Ada 8
orang yang datang. Mereka segera
menyalakan lampu listrik yang remang-
remang. Tubuh Rida mulai dijadikan
bulan-bulanan. Rida hanya bisa
menangis pasrah dan merintih tertahan.
Ia ditunggingkan di atas lantai bambu
kemudian para lelaki itu bergiliran
memperkosanya.

Sex Extreme di WC Sekolah

Inisialku IS seorang laki-laki & tinggal di Kota T, Ini adalah kisah nyata petualangan ku sewaktu SMA dulu, tepatnya tahun 1999 saat itu usiaku beranjak 19 thn tinggiku 170 dgn BB 55Kg dan wajah sekilas Mirip christian Sugiyono minus agak kurus porsi badan ku.
Aku adalah seorang yg agak pendiam & kurang bergaul dlm lingkungan sekolah, boleh dibilang aku adalah seorang kutu buku & itu dpt kubuktikan dengan keberhasilanku yg selalu masuk ranking 3 besar dikelas. semua ini berawal dari kedekatanku dgn teman wanita sekelasku Sebut saja namanya "Amel" Usia nya beranjak 18 thn tinggi 155 & BB 48 dan sekilas mirip dengan Jane Shalimar. Porsi tubuh TOGE PASAR ( untuk ukuran ank sekolah TOGE nya ini cukuplah matang dgn uk Bra 36 B+). Singkat cerita awalnya aku pacaran juga tidak ada pikiran tuk berbuat yg tidak-tidak dgnnya krn murni aku sangat menyanyangi & mencintai dia. semua ini berawal dari obrolan amel dgn tmn dekatnya widya yg terdengar samar olehku : " Mel kemarin loe nonton di 21 ngapain aja ? ahk ngk ngapa-ngapain kok wid !!! abis si IS diam aja tuh sambil ngemil ( mksd nya aku ). yach....loe nya juga diem aja gitu...., yach gw malu donk wid masa wanita yg mulai duluan...Akh loe ber 2 payah...ngk kaya gw ama roy...! 

akupun bergegas keluar kelas sejenak tuk ke WC dan cuci muka sejenak..., didlm wc ku berfikir " apa maksud pembicaraan mereka tadi yach ??? bel masuk istirahat pun berbunyi & bergegas ku kembali ke kelas.
jam 13.30 teng bel pulang berbunyi, segera ku dekati amel & menanyakan maksud dan arti semua pembicaraan yg tadi aku dengar. Amel pun menjelaskan klo aku tuh dibilang payah ama widya krn didalam 21 ngk ngapa-ngapain !!!!! akupun balik bertanya maksudnya ngapain itu apa ??? Amel pun menjawab + berlari dariku " ngk megang, raba & nyium "
Aku pun terdiam sejenak mengartikan sendiri perkataan amel. nurani laki-laki ku pun berontak tak terima aku di bilang payah & ngk punya nafsu selain ama buku. ku berlari dan menghampiri amel tuk minta maaf atas kejadian kemarin !!! dan amel pun menjawab seakan menantangku " Emang nya klo km minta maaf trus km berani mencium aku " di tantang seperti itu semakin membuatku marah + horny " ayo siapa takut....!!! akhirnya ku gandeng dia pulang sekolah & melewati belakang sebuah Hall basket dekat sekolah ku, di sinilah semuanya di mulai setelah melihat situasi yg cukup sepi ku beranikan untuk memeluk & merabanya serta mencium bibirnya ( gila inilah pertama kalinya aku merasakan meraba seluruh tubuh wanita walaupun msh berpakaian lengkap) ada sekitar 5 menit aku meraba tubuh amel yg montok serta permainan bibir amel yang sangat liar hampir ngos-ngosan aku meladeni permainan bibir amel yg selalu berusaha menarik lidahku dengan sedotan bibirnya. setelah kami terpuaskan walaupun hanya 5 menit akupun bergegas pulang tuk mengantar amel pulang.
keesokan harinya hubungan ku & amel pun semakin mesra dan akupun semakin dekat dgn nya. hari ini pulang sekolah agak sore krn aku dan amel hrs mengikuti Pendalaman materi tuk persiapan EBTANAS. 
bel pulang berbunyi akupun segera menghampiri amel "yuk kita pulang" kata amel !!! aku pun jawab ntar aja mel ada yg ingin aku bicarakan.... yach udah sekalian kita pulang aja kan bisa...., aku pun mengulur waktu sekalian liat situasi kelas yg sdh sepi..., setelah semua kondisi terasa aman langsung aja aku tubruk amel dan langsung memeluk serta merabanya secara liar dan amel pun berusaha berontak "apa-apaan sih yang jgn disini ahk kan terbuka gini tempatnya" aku ngk pedulikan ucapannya, Darah berdesir semakin kencang ingin melampiaskan nafsu yg sudah kupendam, Ku raba & ku cium bibirnya terus menerus walaupun ada perlawanan darinya berusaha melepaskan diri dari dekapanku. semakin berontak semakin membabi buta kuhasratkan nafsuku pada amel, langsung aja ku remas toket besarnya dan ku usapkan selangkangan dan perlawanan pun semakin kendor, aku merasa amel sdh mulai bisa menerima dan ikut terbawa nafsu akibat seranganku. trus ku buka kancing seragam sekolahnya dan mulai merasuki toketnya yg terasa sangat empuk dan ku usap dan kujilati ujung pentilnya yg lumayan besar seukuran kelereng yg paling kecil, amel pun semakin mengelinjang ketika ku jilati penti & kuangkat roknya serta tanganku mulai mengusap memeknya yg terasa sangat basah ketika ku usap celana dalam nya. ku bisikan ke telinga amel tuk membuka celana dalam nya " jgn disini yang.... nanti ketauan katanya " akupun berinisiatif tuk mengiring amel ke WC sekolah ( setelah liat kanan-kiri oke) aku & amel pun bergegas msk ke dlam WC sekolah...., entahlah apa yg ada dibenak ku & amel saat itu yg ada hanyalah kenikmatan yg ingin segera tertuntaskan. (padahal WC disekolahan kami terkenal dgn angkernya & sering siswi perempuan kesurupan setelah memasuki Wc di sekolah kami tsB) ahkk... peduli setan krn kami berdua juga setan...hahahahahaha...!!!!! lanjut Gan.., Langsung aku kunci dr dalam wc itu dan aku pun msk ke kamar mandinya & kembali aku kunci dr dalam ku buka kembali kancing seragam amel dan ku angkat Cup Bra nya dan kuremas dan kujilati dgn nikmat ( gila gede bgt nih toket ku raba dgn kedua tangan ku tak dapat menutupi besarnya toket amel) semakin leluasaku aku bergerak & amel pun tdk tinggal diam, kembali dia memainkan bibirnya tuk mencium dan menarik lidahku dgn buas..., aku pun semakin panas ku usapkan kembali dan segera melorotkan celana dalam amel tanpa meminta ijin dulu..., kuusap memeknya yg ditumbuhi bulu agak lebat, segera ku berpaling kebawah ( oh ini tuh bentuk memek.... gila semakin terangsang ku melihatnya..., tanpa ba,,bo,,bu langsung ku raba & jilati memek amel ( Amel tersentak kaget & berusaha ngedorong mukaku dari memeknya ) ihhkkkk... Gw mau ahkk yang..!!!! akupun sontak berhenti, ada apa gerangan & bertanya ( knp mel..??? sakit yach...) amel pun menjawab ( enak kok yang..., tapi aku kan malu...!! mang km ngk jorok apa ngejilati memek aku..???) aku pun jawab dgn lembut " mel aku kan pacar km & aku sayang ama km " jadi aku hrs bisa buat km senang & bahagia dan aku juga ngk merasa jorok menjilati memek km... aku suka kok...( Boleh di bayangin gan..... Gimana aroma memek yg satu hari penuh belum di bersihin....agak asem dgn aroma yg agak bacin...wkwkwwkwkwk) tapi klo yg namanya nafsu dah di ubun-ubun pake aja istilah "tai kucing aja berasa coklat" hehehehehehe.......Lanjut Gan ???? 
Amel pun segera menarik Rok nya ke atas dan membiarkan aku menjilati kembali memeknya ( dgn posisi amel bersandar di tembok dan aku berjongkok dan ku sandarkan satu kakinya ke punggung ku biar sedikit terbuka selangkangannya) lidahku pun tak henti menjilati & menyeruput seluruh bagian memek amel dan kedua tanganku bertumpu di kedua toketnya meraba serta menarik pentiknya dengan sedikit liar dan amel pun terasa sangat menukmati permaianan ku dengan nafasnya yg sdh tidak beraturan " ohhh...ohh...enak yank....trussssss. yank...., 15 mnt berselang amel seperti berhenti bernafas & terasa kejang badannya, amel pun segera menarik kepalaku dari memeknya dan bilang Cukup yank....(aku pun kaget kenapa lagi nih...???? apa tak sengaja mengigit memeknya ) amel pun bilang dia puas " aku sdh keluar yank..." amel pun segera menarik aku tuk berdiri & memeluk aku dgn sangat lembut.... terima kasih yach yank.....
Justru aKu tambah bingung !!!! ( lah ini kontolku msh tegak berdiri ) aku pun segera mengarahkan kontolku ke mulut amel..., tapi ternyata amel menolak katanya jijik....yach udah aku arahkan lagi aja ke memeknya..., kembali dia menolak..."jgn yank...aku msh perawan " !!!! gila..... kentang nih....!!!!! langsung aja aku inisiatif yach udah km kocokin aja pake ludah kamu..., " ( amel mengangguk tanda setuju ) ternyata 5 mnt berlalu tak ada kunjung nih ****** mo muncrat ( amel mulai ngeluh cape..) yach udah km menghadap tembok aja deh " km mo ngapain yank....jgn dimasukin ke memek aku yach ????" aku jawab "yach udah ngk !!!! ( dgnm posisi berdiri membelakangi ku ku arahkan kontolku ke belahan paha amel yg montok ) ku sodok maju mundur sambil kedua tanganku memegangi pinggulnya agar sodokannya terasa nikmat dan pas !!!! kembali 5 mnt tdk ada tanda ****** nih mo muncrat aku pun bersikeras meminta amel tuk sepongbob kontolku ( bersamaan dgn itu terdengar suara Adzan magrib ) gilaa..... tak terasa sdh Pkl 18.15wib) aku pun sontak kaget dan amel pun terlihat sedikit mengeluarkan air mata (kami pun segera membereskan kembali seragam sekolah dan nergegas meningalkan Wc sekolah tuk pulang....
di perjalanan pulang ku meminta maaf sm amel dgn apa yg terjadi tadi...., tapi dia hanya diam saja ( aku tdk tahu mungkin dia marah sama ku) samapai ku antar pulang pun dia hanya diam dan membisu...

Kisah Devi

ini merupakan suatu kisah yang menyedihkan sekaligus yang mengenakkan bagiku. Perkenalkan namaku Devi. Aku merupakan salah satu siswa yang masih duduk di bangku kelas 2 di salah satu SMU di kotaku. Aku merupakan anak pertama dari 3 bersaudara. Adikku yang pertama dan kedua adalah seorang laki-laki dan saat ini sedang duduk di bangku kelas 3 SMP dan 1 SMP. Keluargaku sangat rukun dan sejahtera. Sebagai anak pertama, aku harus memberikan contoh yang baik terhadap kedua adikku dan aku selalu berusaha menjadi yang terbaik agar dapat membanggakan kedua orang tuaku. Papaku adalah seorang kepala cabang di salah satu bank swasta sedangkan mamaku adalah seorang dosen di salah satu perguruan tinggi negeri di kotaku. Walaupun keluarga kami adalah keluarga yang sejahtera, namun kedua orangtuaku mendidikku dengan disiplin yang tinggi. Dalam hal keuangan, kami anak2 nya tidak dibiasakan untuk mempergunakan uang dengan seenaknya atau untuk berfoya-foya. Karena mereka menganggap, jika dibiarkan untuk terbiasa menggunakan uang tanpa tujuan yang jelas kami akan menjadi orang yang malas karena dapat dengan mudah untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan.
Sebagai seorang remaja perempuan, tentunya aku selalu memperhatikan penampilanku. Aku selalu ingin tampil cantik dan mempesona dihadapan pacar dan teman-temanku. Aku sengaja berhemat untuk menggunakan uang saku yang diberikan orangtuaku agar aku dapat menabung sehingga aku bisa membeli pernak-pernik maupun alat rias agar dapat mempercantik diriku. Diusiaku yang saat ini sudah 17 th, aku memiliki tinggi badan 160cm dan berat badan 49kg. Dengan proporsi tubuh seperti itu, teman-temanku mengatakan aku terlihat montok dan mengundang mata para lelaki untuk melihatku apalagi ditunjang dengan bentuk badan seperti gitar spanyol dimana pinggulku terlihat sangat sempurna dan payudaraku yang membusung sangat indah yang menggunakan bra dengan ukuran 36B. Kulit tubuhku yang kuning langsat dan wajah yang ayu (menurut teman-temanku) menjadikan diriku sebagai primadona di sekolahku. Tak heran banyak para gadis di sekolahku yang iri terhadap diriku karena aku banyak diidolakan para lelaki di sekolahku. Banyak teman-temanku yang berusaha mengajakku jalan-jalan atau pulang bareng sebagai usaha untuk melakukan PDKT terhadapku, namun aku tidak meng-iya kan karena aku hanya menganggap mereka sebagai teman. Hanya satu lelaki yang berhasil menaklukan cintaku, yaitu Denny. Denny adalah kakak kelas di sekolahku. Dia seorang atlet basket yang selalu tampil dalam setiap pertandingan basket yang sekolah kami ikuti. Kami resmi berpacaran saat aku mulai menginjakkan kakiku di kelas 2 ini.
Sebagai kakak kelas dia selalu membantuku dalam mengerjakan tugas-tugas sekolahku. Walaupun dia aktif dalam basket, namun untuk masalah pelajaran dia tidak pernah ketinggalan. Terbukti dia selalu mendapatkan peringkat 1 dikelasnya setiap akhir semester. Sebagai pacarnya, aku juga termotivasi agar bisa menjadi pintar seperti dirinya. Apalagi cita-citaku yang ingin menjadi seorang dosen, aku harus rajin belajar dan menjadi pintar. Terkadang Denny membantu diriku belajar dirumahku dan kadang-kadang dirumahnya. Hal tersebut kami lakukan sambil berpacaran. Jadi, tambah pinter juga dan dapat pacaran. Heheheheee..
Suatu waktu saat Denny datang kerumahku untuk membantuku mengerjakan tugas kimia dari guru. Dia sangat sabar mengajarkan dan membantuku dalam mengerjakan soal-soal tersebut. Setelah selesai mengerjakan tugas, kami menonton acara tv diruang keluarga sambil berbagi cerita satu sama lain. Kami duduk berdekatan dan aku sangat nyaman berada didekatnya. Bau aroma parfumnya membuatku sangat tenang berada di pelukannya. Lalu dia mencium keningku. Akupun tersenyum menandakan diriku senang diciumnya. Sambil bercerita dia mengusap-usap punggungku yang membuatku mulai merinding. Lalu kami pun berciuman. Dia menciumku dengan penuh kelembutan dan kasih sayang. Sambil berciuman tangannya tak tinggal diam dan selalu mengelus leherku yang membuatku tambah merinding dan mulai naik hasratku. Makin lama ciuman kami makin dalam dan tangannya mulai mengelus pahaku. Saat itu, pakaian yang aku kenakan baju tanktop dan celana hot pants. 
Disela-sela ciuman kami aku berbicara "enak banget ciumannya yang. aku sayang kamu". 
Diapun tersenyum lalu berkata "aku juga sayang kamu dan cinta kamu bidadariku". 
Lalu kami kembali berciuman dan semakin panas. Ditambah lagi suasana saat itu sedang hujan deras semakin menambah suasana romantisme. Badanku bergetar saat tangannya menyentuh payudaraku. Namun aku tidak menghentikannya. Aku malah menikmatinya. Aku sudah tidak ingat lagi aku sedang berada dirumah sendiri dimana sewaktu-waktu ada anggota keluarga yang lain yang bisa saja datang kapan saja. Yang aku rasakan saat itu hanyalah nafsu. Nafasku semakin memburu dan di kemaluanku semakin terasa lembab. Tak sadar bahwa sekarang aku hanya mengenakan celana dalam saja. Entah kapan Denny berhasil melepaskan baju, celana dan bra ku. Dia sangat lihai membuatku melayang. Kulihat diapun saat ini hanya celana dalamnya saja yang masih menempel di tubuhnya. Celana dalam itu terlihat menggunung menandakan sesuatu dibaliknya sedang semangat 45. Semua tubuh mulusku diciumnya dan kedua payudaraku menjadi sasaran empuk dari mulutnya. Tak hentinya dia memainkan puting susuku yang berwarna merah muda. Dia melakukan jilatan lalu menyedotnya. Kurasakan saat itu payudaraku terasa nikmat dan makin kencang dan membesar.
"uuuhhmm.. nikmat yank.." hanya itu eranganku menikmati sedotannya.
Denny semakin membuatku melayang. Dia mulai turun menciumi perut datarku, lalu turun lagi ke pusarku. Lidahnya menggelitik pusarku sehingga membuatku semakin melayang. Lalu dia menurunkan celana dalamku dan celana dalamnya sehingga kami sama-sama telanjang. Tubuh telanjangku semakin membuatnya menjadi seperti serigala lapar. Seluruh tubuhku lagi dicium dan dijilatnya. Lalu dia kembali mencium mesra bibirku.
Lalu dia meminta ijinku untuk melakukan lebih jauh. Akupun mengangguk sambil tersenyum padanya yang menandakan bahwa akupun setuju dia melakukannya.
Dia mulai memasukkan kontolnya ke memekku. Walaupun memekku sudah basah namun terasa sulit untuk dimasuki kontolnya. Lalu diulanginya lagi melakukan penetrasi. Setelah pas lalu didorongnya pelan-pelan untuk memasuki liang kenikmatan milikku. Terasa besar sekali benda lunak yang mulai memasuki tubuhku itu. 
"eeenngghhh.." erangku. Lalu di bertanya, "sakit yank?"
"ga yank, cuma punyamu terasa besar sekali menusuk memekku" kataku.
"tahan ya yank" jawabnya. Lalu kujawab dengan anggukan.
Makin dalam terasa benda itu menusukku. 
Lalu, "eeeaaaahhh.." terasa ada yang robek dari memekku dan aku tau itu adalah selaput daraku yang telah ditembus oleh kontol pacarku. Perih sekali rasanya. Ada perasaan sedih karena kini aku sadar bahwa diriku sudah tidak perawan. Namun rasa sedih itu sedikit demi sedikit sirna dan berubah menjadi rasa nikmat di tubuhku. Dan makin lama tusukan-tusukan itu terasa menjadi sangat nikmat..
"ehhmm.. enak yank.. kamu apain memekku koq jadi enak gini rasanya.. eenngghhh.." racauku.
"memek kamu legit banget rasanya yank.. aku nikmat banget inih..ahh.." katanya sambil tetap menyodok kemaluanku.
Setelah 15 menit tanpa henti dia menggenjotku, lalu di mengatakan agar merubah posisi. Lalu dia duduk bersandar di tembok dan memintaku untuk duduk dipangkuannya. Aku duduk perlahan sambil dia memposisikan kemaluannya agar pas masuk ke dalam memekku. 
blessss.. masuklah lagi kemaluannya ke dalam tubuhku. Lalu aku disuruhnya mulai menaik turunkan pinggulku. Nikmat rasanya. Lalu dia juga mulai menyusu padaku. Seperti bayi yang kehausan dia menyedot payudaraku seolah-olah akan keluar susu. Dengan semakin bernafsu aku makin cepat menaik turunkan pinggulku.
Kami berdua semakin meracau tak karuan menikmati pergumulan kami. Lalu Denny meminta merubah kembali posisi ke posisi semula. Lalu dia menusukkan dengan cepat. Dia semakin buas menusukkan kontolnya. Payudara ku pun semakin berguncang dan tangannya tidak lupa untuk ikut meremas payudaraku.
Beberapa saat kemudian aku merasa seperti akan pipis.
"yank, aku udah mau pipis nih.." kataku. 
"tahan bentar yank, aku juga uda mau nyampe nih.." katanya semakin mempercepat tusukannya.
Semakin nikmat rasanya dan rasanya semakin ingin keluar pipisku.
Lalu..
"eeeeaaaahhhhhh.. aahhh.. ahhh... akuh kehluar yangh.. eehhhh... enaakkk..." teriakku tidak karuan..
"aahhhh... akkhuhh juggaa yankhh. ehh.. ohh.. eehh.." racaunya.. sambil mengeluarkan spermanya di rahimku..
rasanya hangat sekali dan sungguh sangat nikmat.
sambil menikmati moment itu kami berciuman dengan buasnya. bagaikan melepas kerinduan dengan sang kekasih dan tak lupa melepas nafsu juga..
Selama 40 menit kami memacu melodi nafsu kami berdua di ruang keluarga ku. Untung saja keadaan diluar hujan dan dirumah lagi sepi. 
Setelah menyerahkan seluruh sel sperma yang keluar dari kantung testis yang dimilikinya, denny pacarku secara perlahan mulai bangun dan mencabut senjatanya dari dalam tubuhku.
Plooopp.. begitu bunyinya kira-kira saat senjatanya di cabut dari memekku.
Saking banyaknya sperma dan sel telur kami sampai tidak muat di rahimku dan seperti meleleh keluar dari memekku.
Denny berkata "terima kasih sayang uda memberikan sesuatu yang berharga darimu. Aku sangat mencintaimu dan ga akan meninggalkanmu. Luv u sayang". Katanya yang membuatku bahagia. 
Lalu kujawab "aku juga sangat mencintaimu sayang, tolong jangan tinggalin aku dan aku mau kita bersama selamanya. Luv u too". 
Lalu kami berciuman lagi.
Setelah itu kami mulai membereskan tempat bertempur kami tadi lalu mandi bareng.

Setelah kejadian tersebut kami semakin dekat. Setidaknya seminggu sekali melakukan hal tersebut. Tentunya aku meminum obat supaya ga hamil. Hubungan kamipun semakin hot. 
Namun, setelah sekian lama kami berpacaran ada satu sifatnya yang makin lama makin aku tidak sukai yaitu sikap posesifnya yang sangat berlebihan. Hal tersebutlah yang menyebabkan retaknya hubunganku bersama Denny.Karena sifat Denny yang sangat posesif terhadap diriku menyebabkan diriku tidak kuat lagi untuk bersamanya. Lalu dengan berat hati aku putus dengannya. Kejadian tersebut merupakan suatu hal yang buruk bagiku namun bagi para lelaki di sekolahku hal tersebut merupakan suatu kabar gembira. Sangat cepat kabar tersebut menyebar yang menyebabkan semakin banyak teman-teman cowokku yang berusaha mendekatiku dan menaklukan cintaku. Namun, karena masih belum ingin membuat komitmen lagi, aku belum mau menerima mereka. Dengan makin banyaknya yang ingin berkenalan denganku dan ingin menjadikanku kekasihnya, aku ibaratnya seperti artis saja di sekolahku ini. Bahkan pernah suatu pagi ketika aku sampai di sekolah, dimejaku sudah ada sekuntum mawar merah dan satu buah cokelat yang ditujukan untukku. Namun, karena tidak ada nama dari siapa pengirimnya maka aku berikan ke temanku saja bunga dan cokelatnya. Heheheeee... 
Untuk menghibur diri karena putus dari Denny, maka aku menyibukkan diriku dengan makin rajin belajar. Namun terkadang belajar saja membuatku menjadi bosan. Lalu aku menghubungi teman-temanku untuk jalan-jalan bareng. Lalu aku semakin sering saja berkongko-kongko ria bersama teman-temanku. Ada saja yang kami bicarakan. Hal itu menyebabkan aku mulai agak malas untuk belajar dan mulai sering bolos sekolah untuk kumpul-kumpul bareng temen-temen di cafe. 
Semakin lama nilaiku semakin menurun. Sampai-sampai orangtuaku dipanggil oleh kepala sekolahku untuk menanyakan kenapa hal itu bisa terjadi. Dimarahilah aku oleh orangtuaku. Sebagai konsekuensinya jatah uang saku ku dipotong. Sebenarnya aku tidak bisa menerima hal tersebut, karena aku juga membutuhkan uang untuk hang-out bersama teman-temanku. Tetapi karena aku menghargai dan menghormati kedua orangtuaku maka dengan sangat berat aku menerimanya. Untuk awalnya aku mulai rajin lagi belajar. Namun, rasa bosan kembali datang dan temanku juga mengajakku untuk kumpul-kumpul bareng. Dengan sisa tabungan yang pas-pas an aku keluar menuju tempat temanku. Aku bilang kepada orangtuaku bahwa aku akan mengerjakan tugas kelompok dari sekolah. Maka berkumpulah aku bersama teman-temanku di sebuah cafe yang ada di kotaku. Kami bercerita dan tertawa dengan riang gembira. Untuk saat itu hilang rasanya semua masalahku. Namun diakhir pertemuan itu, aku kembali teringat dengan permasalahan yang menimpaku. Mungkin bagi sebagian orang, masalahku tidaklah seberapa tapi bagiku hal ini begitu serius. Diusiaku yang masih muda aku masih perlu bergaul dan memerlukan uang yang cukup. Dengan berkurangnya jatah uang sakuku, aku menjadi terbatas dalam hal keinginan untuk berbelanja maupun untuk hang-out bersama teman-temanku. Ya, mungkin ini salah satu akibat aku salah pergaulan. Aku bergaul dengan orang yang suka bermain dan jarang menghargai uang. Tapi entah kenapa malah aku menyukainya. Disiplin belajarku mulai berkurang. Namun aku tetap senang berkumpul dengan teman-temanku itu. Bersama mereka rasanya bebanku hilang. 
Suatu saat, salah satu temanku yang bernama Nana melihat wajahku murung.
"Vi, kenapa murung gitu wajahmu? Tar cantiknya hilang loh. hehheeee.." katanya.
"iya nih na. Lagi ada masalah nih" jawabku.
"Ooohh. Masalah apa? Mungkin aku bisa bantu kamu".
"Hmmm.. masalah sama keluarga sih.. Hmm.. Malu kalo diomongin.. Heheheee..".
"ngapain malu?! kita ini kan temen. sapa tau aku bisa bantu". katanya.
Lalu aku ceritakan apa yang menjadi masalah buatku. Nana tertawa setelah mendengarkan ceritaku.
Lalu dia menceritakan tentang dirinya. Aku sedikit kaget setelah mendengar cerita Nana tersebut. Ternyata Nana menjadi peliharaan Om-Om.. Tapi dia dengan tenang menceritakan tentang dirinya itu. Lalu dia menawarkan untuk menjadi seperti dirinya. Tapi aku menyampaikan untuk pikir-pikir dulu.
Sampainya dirumah aku berpikir tentang tawaran yang berikan Nana. 
Pikirku "toh aku udah ga perawan, gapapa deh kayaknya. Lagian kan enak gituan. Hehehee.. 
Tapiii... Ahh.. Gapapalah.. Memang perlu pengorbanan untuk mendapatkan yang diinginkan." 
Setelah memantapkan diri untuk mencoba cara yang ditawarkan Nana, lalu aku menelponnya dan memberitahu bahwa aku mau mencoba caranya. Lalu Nana menyampaikan bahwa aku akan dikabari selanjutnya.
Tiga hari berselang lalu aku mendapat kabar dari Nana. Disuruhnya aku menuju ke sebuah penginapan. Setelah sampai, lalu aku mencari kamar yang disampaikan oleh Nana. Setelah ketemu, lalu aku mencoba mengetuk pintunya. Beberapa kali ku ketuk pintunya, lalu terdengar suara dari dalam yang menyuruhku untuk masuk saja. Dari suaranya, perkiraanku seorang om-om. Lalu dengan hati-hati aku memasuki kamar itu. Maklum saja ini adalah pengalamanku yang pertama. Aku menutup pintu kamar itu, lalu aku disuruh sekalian mengunci pintu itu dan akhirnya aku tutup. Aku melepaskan jaketku lalu duduk di kasur sambil menunggu orang itu keluar dari kamar mandi. Dari suara gemericik air, sepertinya orang itu sedang mandi. Dengan dada yang bergetar aku menunggu. Ini pengalaman pertamaku dalam hal seperti ini. 
Setelah beberapa saat, akhirnya orang itu keluar. Betapa kagetnya diriku, ternyata orang yang membookingku adalah papaku sendiri. Papaku pun kaget melihat diriku yang berada dalam kamar itu. Dengan wajah yang kaget akhirnya kami saling mengetahui rahasia satu sama lain. Aku mengetahui bahwa papaku senang booking cewek dan aku ketahuan sedang menjual tubuhku. Aku saat itu sedang melihat papaku hanya memakai kolor aja sedangkan saat itu aku mengenakan baju yang lumayan seksi. Yang aku tau saat itu papaku juga melihat celah payudaraku yang menonjol karena aku menggunakan bra yang agak kecil dan menggunakan tanktop dengan belahan rendah. 
Papaku dengan wajah yang mulai tenang mulai mendekatiku, namun aku tak berani melihat wajahnya takut papaku marah. Namun yang terjadi diluar perkiraanku. Papaku dengan tenang menanyakan kenapa diriku sampai melakukan hal ini. Kujawab dengan terus terang alasanku sampai berbuat seperti ini. Sambil berbicara papaku mulai menyibakkan rambutku yang semula menutupi belahan payudaraku. Aku seolah-olah diinterogasi olehnya namun sepertinya matanya tak hentinya melihat belahan payudaraku. Memang payudaraku ini merupakan salah satu daya tarik. Ia bagaikan magnet yang sanggup menarik mata para pria untuk mengikutinya. 
Baru kuketahui ternyata papaku ini senang dengan gadis-gadis yang berkisaran 17-19 th umurnya. Dia mengatakan bahwa sudah lama iya mengidamkan tubuh anak gadisnya ini. Namun iya masih mengingat hubungan nya sebagai orangtuanya. Dengan adanya kejadian ini, rupanya hal tersebut sudah dilupakannya. Terbukti papaku mulai berani mencium leherku. Dia mulai meraba tubuhku dan meremas.
"Pa, ini Devi pa. Anak papa" kataku, namun tak dihiraukannya.
malah papaku makin asik menciumi tubuhku. Tubuhku yang sudah lama tak dijamah merespon positif rangsangan dari papaku. Tanpa dapat ditahan libidoku mulai naik. Nafaskupun mulai semakin cepat. Hal itu disadari oleh papaku, tanpa dapat kucegah diturunkannya tanktop model kemben milikku. Saat ini payudaraku hanya ditopang oleh bra tanpa tali yang agak kekecilan itu. Dengan kondisi seperti itu makin menambah gairah papaku. Diciumnya pinggiran payudaraku. Hal itu membuatku jadi merinding. Aku mulai mengerang kenikmatan.. 
"eennggghh"
Lalu papa merebahkan tubuhku dikasur, tak lupa dilepaskannya bra dari payudaraku sehingga payudaraku menjadi mainan bagi papa. Dicium, dihisap dan dijilatnya payudaraku. Aku menggeliat menahan geli dan nikmat dari rangsangan papa. 
"Pa, geli pa. Jangan ahh.. Devi malu pa.." kataku.
"Kenapa musti malu vi, tubuhmu bagus gini. Ga nyangka papa dapetin kamu disini.." kata papa.
Semakin bernafsu papa menjilati tubuhku dan akupun mulai terangsang hebat. Tanpa sadar saat ini aku sudah dalam keadaan telanjang bulat. Papa semakin bernafsu melihatku seperti itu. Gundukan dibawah perutnya semakin besar dan sedikit mengintip melalui celah kolornya. 
"kayaknya besar dan panjang nih punya papa" pikirku yang membuatku semakin bernafsu.
makin lama aku makin mengikuti kenikmatan yang diberikan papa. Aku semakin mengikuti permainannya. Melihatku memberikan respon positif, papa lalu menurunkan kolornya sehingga kini ia sudah telanjang bulat. Ternyata dugaanku benar penis papa gemuk dan panjang. 
Aku berfikir, "kira-kira muat ga ya".
Lalu papa mengarahkan kontolnya ke mulutku. 
"Besar banget pa?!" kataku setelah melihat kontol papa dari dekat.
"Iya nikmatin aja. Emut kayak permen gitu" suruh papa.
Akhirnya aku jilat kontol papa lalu aku hisap. Ini pertama kalinya aku mengemut penis.
Papa menikmati kulumanku sambil mengelus-elus rambutku.
Lalu dibangunkan tubuhku, papa langsung menciumku. Kami berciuman sangat ganas menggambarkan betapa tingginya nafsu kami berdua seakan lupa status dari masing-masing.
Lalu ciuman papa menurut menuju payudaraku lagi, papa seperti bayi yang sangat haus. Disedotnya payudaraku membuatku semakin bernafsu. Jilatan papa turun menuju memekku. Dijilatnya sambil disodok-sodok klitorisku dengan lidahku membuat diriku semakin menggelinjang. Setelah memekku dibanjiri cairan cintaku papa mulai memposisikan dirinya untuk menusukkan senjatanya ke dalam tubuhku. Terasa besar ujung penis papa di mulut kemaluanku. Digesek-gesekkan kontolnya di pintu masuk liang surgaku membuat diriku melayang. Lalu pelan-pelan papa mendorong penisnya masuk.
"eehhmm pelan-pelan pa" bisikku ke papa.
"iya sayangku. Punya kamu sempit banget nih" jawabnya.
"iya pa.. maasssuukkiiinn pelllaann peellaaannhh aahh.." kataku merasakan kemaluanki mulai dijejali penis papa..
dan blessss.. akhirnya masuk semua penis papa ke kemaluanku.. penuh sekali, rasanya sampai ke rahim..
setelah beberapa saat papa mulai memaju mundurkan pinggulnya. Nikmat sekali rasanya. Penuh namun nikmat.. melayang rasanya.. 
Sambil menggenjotku, papa mencium bibir ku lalu berpindah ke payudaraku..
"eeenggghhh. aangghhhh.. uuuhhhh.. eeennnhhh.." erangan kami berdua menuju kenikmatan.
makin lama tusukan papa semakin cepat..
"ahh papaaa.. enak banget paaa.. papa nafsu banget yahhh sama devi.?" kataku menikmati persenggamaan ini..
papa ku tidak menjawab namun terasa makin cepat tusukannya..
Lalu kami berubah posisi. Papa menyuruhku posisi doggy.
"uuuhhhh" erangku ketika papa menusukku dari belakang. Kali ini penis papa lebih dalam masuk ke memekku..
Sambil meremas payudaraku, papa menggenjotku dengan semangat..
Lalu posisi kami berubah lagi, papa duduk di kasur bersandar ke tembok lalu aku duduk di pangkuannya..
Setelah masuk, aku menggerakkan naik turun pinggulku.. Sambil berciuman aku mengejar kenikmatan bersama papa.. 
"ehh.. paaaa.. enakkkhh paa... kontol papa enaakkk ahhh. uuhh.." racauku..
"iya nak.. nikmatin kontol papa.. eehhhmmmm.." jawab papa..
lalu kami berubah posisi ke semula. Papa dengan cepat menggenjotku.. semakin cepat..
"pa.. devi uda mau keluar nih.. eeehhh.." kataku
"iya sayang.. papa juga uda mau nyampe nih.. samaan ya sayang.." jawab papaku.
Semakin cepat papa menggenjotku.. 
"aaahhhhh..." erang papa seiring dengan menyemburnya sel sperma nya di dalam kemaluanku..
"nikmaattt paaahhh.." jeritku..
hampir bersamaan kami mengeluarkan sel reproduksi kami..
Lalu kami berciuman kembali..
Dengan kontolnya yang masih berada di kemaluanku papa menghisap lagi payudaraku. Sepertinya dia sangat suka dengan payudaraku.. 
Lalu di cabutnya kontol papa dan melelehlah cairan cinta kami dari dalam kemaluanku.. Papa terlihat sangat puas telah berhasil mengentotku.
Lalu papa memberikan kartu ATM nya untuk aku gunakan sebebasnya dengan satu syarat aku tidak boleh menjual diriku kepada orang lain.. Cukup dengan papa saja..

Setelah kejadian itu jadilah aku anak kesayangan papa. Kami sering melakukannya dirumah saat dirumah lagi sepi. Agar tidak hamil aku selalu meminum pil kb dan mengecek masa suburku. Pernah saat mama dan kedua adikku sedang keluar kota, kami melakukan hubungan suami istri seharian full.. Papa minum obat kuat sampai-sampai kemaluanku terasa sangat panas karena terlalu sering dientot papa.. Untuk menjaga bentuk tubuhku aku rajin mengikuti senam BL sehingga papa selalu bernafsu padaku..
 
© Copyright 2011 Cerita Konak All Rights Reserved.
Created by Aland IndoBlack- Powered by Blogger.com.